PERBANDINGAN DISCLOSURE INDEX LAPORAN TAHUNAN ANTARA PERUSAHAAN YANG MEMILIKI WEBSITE DAN TIDAK MEMILIKI WEBSITE PADA PERUSAHAAN SEKTOR KEUANGAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI)

Indra Hermawan, Widiarso Hermitan, Deboner Hilery H.S

Jurusan Akuntansi, Universitas Gunadarma, Depok

ABSTRAK

Laporan tahunan merupakan salah satu sumber informasi yang dibutuhkan oleh pemegang saham, investor dan pelaku lainnya di bursa untuk mengambil suatu keputusan. Informasi yang diungkapkan dapat juga melalui website yang dimiliki oleh perusahaan. Namun sayangnya belum semua perusahaan memiliki website.      Setelah dilakukan pengolahan data, dapat diketahui item-item dalam laporan tahunan yang memiliki nilai index terbesar dan terendah. Pada tahun 2004 dan 2005 tidak terdapat perbedaan signifikan disclosure index antara perusahaan yang memiliki website dengan yang tidak memiliki website sedangkan tahun 2006 baru terdapat perbedaan.

Kata kunci: Disclosure Index (DI), Laporan Tahunan, Website

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Website digunakan sebagai sarana untuk mengkomunikasikan kondisi perusahaan kepada umum. Kondisi ini dijabarkan dalam laporan tahunan (annual report) yang dipublikasikan perusahaan setahun sekali. Dan juga web digunakan untuk mempermudah investor dalam mendapatkan segala informasi tentang perusahaan (Michael Ettredge, Vernon J Richardson, Susan Scholz : 2002).

Namun sayangnya tidak semua perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) memiliki website. Sehingga publik pun yang ingin mengetahui annual report perusahaan yang tidak memiliki website, harus datang ke Bursa Efek Indonesia ataupun Bank Indonesia. Hal ini tentunya dirasakan kurang efisien.

Oleh karena itu penulis tertarik untuk mengangkat hal ini untuk mengetahui besarnya disclosure index pada laporan tahunan perusahaan yang memiliki website dan perusahaan yang tidak memiliki website.

Rumusan dan Batasan Masalah

Berdasarkan latar belakang tersebut, maka permasalahan dapat dirumuskan yaitu :

  1. Apa saja item dalam disclosure index?
  2. Berapakah besarnya disclosure index pada laporan tahunan perusahaan sektor keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI)?
  3. Apakah terdapat perbedaan disclosure index laporan tahunan pada perusahaan sekor keuangan yang memiliki website dengan perusahaan yang tidak memiliki website?

Pembahasan ruang lingkup laporan tahunan hanya pada laporan tahunan perusahaan sektor keuangan tahun 2004-2006

METODE PENELITIAN

Objek penelitian

Objek penelitian ini adalah disclosure index laporan tahunan periode 2004-2006 perusahanan yang go public dengan unit penelitian adalah emiten sektor keuangan yang terdaftar di BEI.

Data

Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa laporan tahunan perusahaan sektor keuangan yang terdaftar di BEI tahun 2004-2006.

Metode pengumpulan data

Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara:

  • Studi Pustaka Dimana penulis membaca literatur yang berkaitan dan mendukung pembahasan dalam penelitian ini yaitu mengenai pengukuran disclosure index perusahaan sebagai pedoman dan referensi.
  • Download Dalam hal ini penulis mengumpulkan data dengan cara mendownload data yang diperlukan melalui internet.

Analisis data

Untuk menganalisis penelitian ini, penulis menggunakan dua alat analisis yaitu :

  1. Analisis Deskriptif Statistik

Yaitu analisis yang digunakan untuk hanya mengetahui secara umum keadaan tentang data, dan tidak dapat dimbil kesimpulan melalui analisis ini.

2.  Analisis Verifikatif

    Yaitu analisis yang digunakan untuk menjelaskan lebih dalam mengenai data dan melalui analisis ini dapat ditarik suatu kesimpulan berdasarkan faktor atau variabel tertentu yang digunakan. Uji T Levene test digunakan untuk bagian ini

    HASIL DAN PEMBAHASAN

    Pengertian Disclosure

    Disclosure adalah pengungkapan atau penjelasan, pemberi informasi oleh perusahaan, baik yang positif maupun negatif, yang mungkin berpengaruh atas suatu keputusan investasi (Ahmad Antoni K. Muda, 2003, hal 113).

    Profil Emiten

    Dalam penulisan ini yang menjadi objek adalah emiten yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2004 yang berjumlah 55 perusahaan, tahun 2005 yang berjumlah 60 perusahaan dan tahun 2006 yang berjumlah 64 perusahaan.

    Tabel 1

    Disclosure Index Laporan Tahun 2004-2006 Perusahaan Sektor Keuangan BEI


    Penyusunan Index

    Dalam penulisan ini penulis melakukan penyusunan disclosure index laporan tahunan dengan cara memilih disclosure item berdasarkan penelitian Djoko Susanto 1992 dan Peraturan Bapepam nomor X.K.6.

    Tabel 2

    Rata-rata Disclosure Index (DI) Pada Setiap Item

    No Item Of Disclosure 2004% 2005% 2006%
    1 Ikhtisar data keuangan penting. 100 100 100
    2 Informasi harga saham tertinggi, terendah dan penutupan. 67,27 63,33 75
    3 Laporan dewan komisaris mengenai penilaian terhadap kinerja direksi mengenai pengelolaan perusahaan. 41,82 56,67 54,69
    4 Laporan dewan komisaris mengenai pandangan atas prospek usaha perusahaan yang disusun oleh direksi. 10,91 11,67 12,50
    5 Laporan direksi mengenai kinerja perusahaan. 60 75 75
    6 Laporan direksi mengenai gambaran tentang prospek usaha. 14,55 10 25
    7 Laporan direksi mengenai penerapan tata kelola perusahaan yang telah dilaksanakan oleh perusahaan. 30.91 41,67 51,56
    8 Nama dan alamat perusahaan. 90,91 86,67 96,88
    9 Riwayat singkat perusahaan. 69,09 68,33 68,75
    10 Bidang dan kegiatan usaha perusahaan meliputi jenis produk dan atau jasa yang dihasilkan. 65,45 58,33 60,94
    11 Struktur organisasi dalam bentuk bagan. 50,91 46,67 75
    12 Visi dan misi perusahaan. 49,09 73,33 79,69
    13 Nama, jabatan, dan riwayat hidup singkat anggota dewan komisaris. 78,18 85 92,19
    14 Nama, jabatan, dan riwayat hidup singkat anggota direksi. 78,18 83,33 92,19
    15 Jumlah karyawan dan deskripsi pengembangan kompetensinya (misalnya: aspek pendidikan dan pelatihan karyawan yang telah dan akan dilakukan). 52,73 58,33 71,88
    16 Uraian tentang nama pemegang saham dan persentase kepemilikannya. 36,36 46,67 62,50
    17 Nama anak perusahaan dan perusahaan asosiasi, persentase kepemilikan saham, bidang usaha dan status operasi perusahaan tersebut. 16,36 13,33 17,19
    18 Kronologis pencatatan saham dan perubahan jumlah saham dari awal pencatatan hingga akhir tahun buku serta nama Bursa Efek dimana saham perusahaan dicatatkan. 23,64 30 34,38
    19 Nama dan alamat lembaga dan atau profesi penunjang pasar modal. 21,82 23,33 35,94
    20 Penghargaan dan sertifikasi yang diterima perusahaan baik yang berskala nasional ataupun internasional. 18,18 23,33 34,38
    21 Nama dan alamat anak perusahaan dan atau kantor cabang atau kantor perwakilan. 63,64 56,67 64,06
    22 Tinjauan operasi per segmen usaha . 14,55 8,33 21,88
    23 Analisis kinerja keuangan yang mencakup perbandingan antara kinerja keuangan tahun yang bersangkutan dengan tahun sebelumnya. 83,64 80 78,13
    24 Prospek usaha dari perusahaan 18,18 16,67 31,25
    25 Aspek pemasaran atas produk dan atau jasa perusahaan, antara lain: strategi pemasaran dan pangsa pasar. 21,82 21,67 26,56
    26 Kebijakan deviden dan tanggal serta jumlah deviden. 38,18 25 32,81
    27 Tata kelola perusahaan (Corporate Governance). 80,00 80 96,88
    28 Tanggung jawab direksi atas laporan keuangan. 36,36 45 84,38
    29 Laporan keuangan tahunan yang telah diaudit. 100 93,33 92,19
    30 Tanda tangan anggota direksi dan anggoa dewan komisaris. 63,64 75 82,81
    31 Informasi tentang tanggung jawab sosial dan lingkungan. 30,91 26,67 34,38
    32 Ringkasan statistik keuangan unuk 3 – 5 tahun. 69,09 86,67 85,94
    33 Informasi tentang penelitian dan pengembangan. 3,64 3,33 4,69

    Dari tabel diatas dapat diketahui bahwa berdasarkan disclosure item dalam laporan tahunan perusahaan, item yang mendapatkan perhatian paling besar oleh perusahaan pada tahun 2004,2005 dan 2006 adalah ikhtisar laporan keuangan penting karena disajikan sebanyak 100% dari seluruh perusahaan. Sedangkan informasi tentang penelitian dan pengembangan merupakan item yang paling sedikit di setiap tahun diungkap oleh perusahaan yaitu hanya 3,64%, 3,33%, 4,69% dari seluruh perusahaan.

    Hasil Statistik Dekriptif

    Tabel 3

    Descriptive Statistics

    Tahun N Minimum Maximum Mean Std. Deviation
    2004 INDEX 55 0.273 0.848 0.4848 0.118604
    Valid N (listwise) 55
    2005 INDEX 60 0.273 0.848 0.50703 0.115578
    Valid N (listwise) 60
    2006 INDEX 64 0.333 0.879 0.59134 0.100560
    Valid N (listwise) 64

    Dari tabel diatas dapat diketahui bahwa besarnya disclosure index emiten yang disajikan dalam laporan tahunan untuk tahun 2004 memiliki index terkecil (minimum) sebesar 0,273 yaitu DEFI, tahun 2005 sebesar 0,273 yaitu LPFF dan BEKS, tahun 2006 sebesar 0,333 yaitu BEKS. Index terbesar (maximum) yaitu sebesar 0,848 yaitu BMRI, tahun 2005 adalah BBCA sebesar 0,848, tahun 2006 adalah BBNI sebesar 0,879 . Rata-rata (mean) disclosure index secara keseluruhan untuk tahun 2004 sebesar 0,48484 dengan standar deviasi sebesar 0,118604, untuk tahun 2005 nilai rata-rata (mean) disclosure index sebesar 0,50703 dengan standar deviasi sebesar  0,115578, sedangkan untuk tahun 2006 nilai rata-rata (mean) disclosure index sebesar 0,59134 dengan standar deviasi sebesar 0,100560.

    Uji-t Dua Sampel Independen

    Tabel 4

    Group Statistics Web dan NonWeb

    TAHUN PERUSAHAAN N Mean Std. Deviation Std.Error Mean
    2004 INDEX WEB 40 0.49775 0.13138 0.02077
    NONWEB 15 0.45447 0.08177 0.02111
    2005 INDEX WEB 42 0.52521 0.11611 0.01792
    NONWEB 18 0.46461 0.10538 0.02484
    2006 INDEX WEB 44 0.61498 0.10283 0.01550
    NONWEB 20 0.53935 0.07390 0.01653

    Dari tabel diatas terlihat bahwa rata-rata disclosure index perusahaan yang memiliki web untuk tahun 2004, 2005 dan 2006 masing-masing sebesar 49,775% (0,49775), 52,521% (0,52521), dan 61,498% (0,61498),  sedangkan disclosure index perusahaan yang tidak memiliki web untuk tahun 2004, 2005, dan 2006 masing-masing sebesar 45,447% (0,45447), 46,461% (0,46461), dan 53,935% (0,53935).

    Tabel 5

    Independent Sample Test Perusahaan Web dengan NonWeb


    Uji Kesamaan Varian

    Uji hipotesis Levene’s Test dilakukan untuk mengetahui apakah asumsi kedua vaiance sama besar terpenuhi atau tidak terpenuhi dengan hipotesis:

    Ho:      σ21 =    σ22 Dimana    :           σ21 = varian perusahaan web

    Ha:         σ21      ≠ σ22 σ22 = varian perusahaan nonweb

    Dari data diatas dapat dilihat pada Levene’s Test For Equlity of Variance untuk tahun 2004 didapat p(Sig) = 0,647. Oleh karena p > 0,05 maka Ho diterima, sehingga Ho: σ21 = σ22 dengan kata lain varian kedua group sama. Untuk tahun 2005 didapat p(Sig) = 0,967. Oleh karena p > 0,05 maka Ho diterima, sehingga Ho: σ21 = σ22 dengan kata lain varian kedua group sama. Untuk tahun 2006 didapat p(Sig) = 0,647. Oleh karena p > 0,05 maka Ho diterima, sehingga Ho: σ2122 dengan kata lain varian kedua group sama.

    Uji Signifikansi Perbedaan Rata-rata

    Selanjutnya karena hasil Levene’s Test diatas menyatakan bahwa asumsi kedua variance sama besar (equal variance assumed) terpenuhi. Maka digunakan hasil uji-t dua sampel independent untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan disclosure index antara perusahaan berweb dan nonweb sebagai berikut:

    2004

    Hipotesis:

    Ho:      Tidak terdapat perbedaan disclosure index yang signifikan pada laporan tahunan 2004 perusahaan web dan nonweb

    Ha:                  T`erdapat perbedaan disclosure index yang signifikan pada laporan tahunan 2004 perusahaan web dan nonweb.


    Keputusan berdasarkan t hitung dan t tabel

    Berdasarkan tabel diatas terlihat bahwa nilai t hitung = 1,1189 dan t tabel dicari dengan tabel distribusi t pada taraf kepercayaan 95% (α = 0,05/2 = 0,025) dan derajat bebas (d.f) = (n1 + n2) – 2 = (40+15) – 2 = 53 sehingga t tabel = t(0,025;53) = 2,021. Berdasarkan hasil tersebut maka 1,189 terletak diluar angka antara –2,021 dan 2,021, Maka diputuskan bahwa Ho diterima.

    Gambar 1

    Keputusan berdasarkan p(sig(2tailed))

    Berdasarkan tabel terlihat bahwa nilai t hitung pada disclosure index dibagian equal variance assumed adalah t = 1,1189 dan p(sig(2-tailed)) = 0,240. Oleh karena p > 0,05 maka Ho diterima yang berarti tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara laporan tahunan perusahaan yang berweb dan nonweb.

    2005

    Hipotesis:

    Ho:      Tidak terdapat perbedaan disclosure index yang signifikan pada laporan tahunan 2005 perusahaan web dan nonweb

    Ha:                  Terdapat perbedaan disclosure index yang signifikan pada laporan tahunan 2005 perusahaan web dan nonweb.

    Keputusan berdasarkan t hitung dan t tabel

    Berdasarkan tabel diatas terlihat bahwa nilai t hitung = 1,902 dan t tabel dicari dengan tabel distribusi t pada taraf kepercayaan 95% (α = 0,05/2 = 0,025) dan derajat bebas (d.f) = (n1 + n2) – 2 = (42+18) – 2 = 58 sehingga t tabel = t(0,025;58) = 2,002

    Berdasarkan hasil tersebut maka 1,902 terletak diantara angka –2,002 dan 2,002, Maka diputuskan bahwa Ho diterima.

    Gambar 2

    Keputusan berdasarkan p(sig(2tailed))

    Berdasarkan tabel terlihat bahwa nilai t hitung pada disclosure index dibagian equal variance assumed adalah t = 1,902 dan p(sig(2-tailed)) = 0,062. Oleh karena p > 0,05 maka Ho diterima yang berarti tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara laporan tahunan perusahaan yang berweb dan nonweb.

    2006

    Hipotesis:

    Ho:      Tidak terdapat perbedaan disclosure index yang signifikan pada laporan tahunan 2006 perusahaan web dan nonweb

    Ha:                  Terdapat perbedaan disclosure index yang signifikan pada laporan tahunan 2006 perusahaan web dan nonweb.

    Keputusan berdasarkan t hitung dan t tabel

    Berdasarkan tabel diatas terlihat bahwa nilai t hitung = 2.955  dan t tabel dicari dengan tabel distribusi t pada taraf kepercayaan 95% (α = 0,05/2 = 0,025) dan derajat bebas (d.f) = (n1 + n2) – 2 = (44+20) – 2 = 62 sehingga t tabel = t(0,025;62) = 1,999. Berdasarkan hasil tersebut maka 2,955 terletak diluar angka antara –1,999 dan 1,999, Maka diputuskan bahwa Ho ditolak.

    Gambar 3

    Keputusan berdasarkan p(sig(2tailed))

    Berdasarkan tabel terlihat bahwa nilai t hitung pada disclosure index dibagian equal variance assumed adalah t = 2,955 dan p(sig(2-tailed)) = 0,004. Oleh karena p < 0,05 maka Ho ditolak yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara laporan tahunan perusahaan yang berweb dan nonweb.

    ANALISA

    Dalam disclosure index laporan tahunan antara perusahaan yang memiliki website dengan yang tidak memiliki website pada tahun 2004 dan 2005 tidak memiliki perbedaan yang signifikan. Sedangkan pada tahun 2006 baru terdapat perbedaan signifikan dalam disclosure index laporan tahunan perusahaan tersebut. Laporan tahunan perusahaan yang memiliki website dengan yang tidak memiliki website serupa dengan disclosure index antara laporan tahunan sektor manufaktur dengan sektor riil serta antara perusahaan BUMN dengan perusahaan non BUMN yang juga memiliki perbedaaan yang signifikan (Lingga Fitrianry, 2007). Perbedaan ini disebabkan karena beberapa hal, antara lain adanya peraturan terbaru BAPEPAM tahun 2006 yang bersifat lebih tegas dan semakin banyaknya perusahaan di sektor keuangan yang memiliki website. Dengan adanya website, tuntutan atas pengungkapan segala informasi dalam laporan tahunan juga semakin besar sebab dengan website proses pencarian informasi tentang perusahaan tersebut semakin mudah.

    Dalam penyajian laporan tahunan harus sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku. Beberapa aspek yang harus diperhatikan antara lain laporan tahunan yang disusun harus dapat dipahami, relevan, dapat diandalkan kebenarannya dengan pengungkapan sejujur-jujurnya, serta dapat dibandingkan, dan bermanfaat bagi para pemakai laporan tersebut yang antara lain investor, karyawan, pemasok, pelanggan, pemerintah dan masyarakat (Kerangka Dasar Penyusunan Dan Penyajian Laporan Keuangan Standar Akuntansi Keuangan).

    KESIMPULAN

    Berdasarkan data dan analisa disclosure index pada laporan tahunan 2004, 2005 dan 2006 perusahaan sektor keuangan yang terdaftar di BEI, maka penulis dapat menarik beberapa kesimpulan sebagai berikut:

    1.   Item-item yang memiliki index tinggi antara lain ikhtisar data keuangan penting, laporan keuangan yang telah diaudit, dan nama serta alamat perusahaan. Item-item yang memiliki index terendah antara lain informasi tentang penelitian dan pengembangan, laporan dewan komisaris mengenai pandangan atas prospek usaha yang disusun direksi, dan laporan direksi mengenai gambaran tentang prospek usaha.

    2.   Besar rata-rata disclosure index laporan tahunan pada perusahaan sektor keuangan yang terdaftar di BEI untuk tahun 2004-2006 mengalami peningkatan. Dislosure index laporan tahunan semakin mendekati 1 artinya semakin luas dan lebih terbuka dalam pengungkapan laporan tahunannya.

    3.   Pada tahun 2004 dan 2005 tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada dislocsure index perusahaan yang memiliki web dengan yang tidak memiliki web. Sedangkan pada tahun 2006 terdapat perbedaan yang signifikan

    DAFTAR PUSTAKA

    Fitriany, Lingga. 2007. “Analisa Disclosure Index (DI) Pada Laporan Tahunan Perusahaan Yang Terdaftar Di BEJ Tahun 2004.”Jakarta

    Michael Etteredge, Vernon Richardson, Susan Scholz. 2002. Dissemination of Information for Investors at Corporate Websites. Journal of Accounting and Public Policy, 21.USA

    _____2006, Peraturan Nomor X.K.6 : Kewajiban Penyampaian Laporan Tahunan Bagi Emiten atau Perusahaan Publik, Bapepam. (http://www.bapepam.go.id/pasar_modal/regulasi_pm/peraturan_pm/index.html.

    Pratisto, Arief. 2006. Cara Mudah Mengatasi Masalah Statistik dan Rancangan Percobaan Dengan SPSS 12. Jakarta. Djembatan

    Priyatno,  Dwi. 2008. Mandiri Belajar SPSS (Statistical Product and Service Solution) untuk Analisis Data & Uji Statistik. Yogyakarta. Andi Offset

    Singgih Santoso, Fandy Tjiptono. 2004. Riset Pemasaran Konsep dan Aplikasi dengan SPSS. Jakarta. PT Elix Media.

    Sujarweni, Wiratna. 2007. Panduan Mudah Menggunakan SPSS & Contoh Penelitian Bidang Ekonomi. Yogyakarta. BPFE. UGM.

    8 Comments

    1. mas, buat nyari disclosure indeks caranya gimana y?
      need help buat ngerjain skripsi
      kalo ada data tolong d sharing

      • nanti di cari deh data soft copynya,,soalnya waktu itu ada di komp yg lama,skrg dah ganti laptop..kirim email aja ke saya nanti di email aj soft copynya klo g hard copynya,🙂

        • bro, tlong krim soft copinya y?

        • BLH MINTA SOFTCOPYNY GAG????

        • NI email sy yoniyunita@gmail.com
          makasiiiiii

    2. buka aj notifynya mas, tu email asli saya langsung, kalo di tulis disini nanti ke publish
      ditunggu infonya y, thanks be4 sebelumnya

    3. mas untuk menghitung disclosure index nya gmn yaa?
      sy jg sedang melakukan penelitian,tp bingung cara menghitung disclosure index nya,mohon bantuannya,trimakasih

    4. mau tanya dong…
      disclosure index nyari nya dimana ya??
      aku awam banget ni ttg disclosure


    Comments RSS TrackBack Identifier URI

    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s

    • Archives

    • Categories

    • Blog Stats

      • 105,313 hits
    • indra_1300@yahoo.com

      Join 2 other followers